Sisa Beasiswa Kukar Idaman 2025 Ditargetkan Cair Pekan Depan, Anggaran Rp16 Miliar Siap Disalurkan
(Sekda Kukar, Sunggono/pic:Tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara
(Kukar) memastikan proses pencairan sisa pembayaran Beasiswa Kukar Idaman Tahun
2025 segera memasuki tahap akhir. Dana sebesar Rp16 miliar yang dialokasikan
melalui APBD Perubahan (APBD-P) 2025 kini dalam tahap percepatan agar bisa
disalurkan pekan depan.
Sekretaris Daerah (Sekda)
Kukar, Sunggono, menjelaskan bahwa pencairan beasiswa mengikuti mekanisme
anggaran perubahan yang baru ditetapkan pada awal November. Saat ini seluruh
proses, mulai dari penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) hingga Dokumen
Pelaksanaan Anggaran (DPA), tengah dikebut.
“Seminggu setelah
penetapan anggaran perubahan itu baru semuanya bisa berproses. Bukan berarti
begitu diketok, besok langsung ada uang. Tidak begitu. Kita harus mengikuti
proses RKA, DPA, hingga LPJ-nya,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).
Sunggono menyebut pihaknya
terus berkoordinasi dengan BPKAD hingga bagian perbendaharaan untuk mempercepat
realisasi pencairan. Targetnya, dana mulai dapat direalisasikan pada 17 atau 18
November 2025.
Menurutnya, beasiswa
dianggap “cair” apabila dana sudah terposting ke rekening penerima, dan proses
posting memerlukan waktu sekitar tiga hari. Dengan total penerima 4.015 orang,
penyaluran dipastikan tidak bisa dilakukan dalam satu hari.
“Kita upayakan mulai Senin
atau Selasa sudah ada sebagian yang masuk ke rekening para penerima. Yang jelas
anggaran sudah tersedia Rp16 miliar, Insya Allah segera terealisasi,” tegasnya.
Sementara itu, Kabag Kesra
Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan pihaknya mengebut penyelesaian
SPP dan SPM agar dapat diserahkan ke BPKAD pada Senin (17/11). Jika berkas
selesai, proses penerbitan SP2D dapat dilakukan sehingga penyaluran bisa
dimulai keesokan harinya.
“Insya Allah Senin sudah
masuk ke BPKAD untuk SP2D, jadi Selasa sudah bisa berproses penyalurannya ke
masing-masing rekening,” jelas Dendy.
Ia menegaskan penyaluran
akan dilakukan bertahap mengingat jumlah penerima yang mencapai ribuan orang.
“Tidak langsung semuanya
4.015. Bertahap masuknya,” tutupnya. (Adv/Tan)